Latest Post

Showing posts with label troubleshooting. Show all posts
Showing posts with label troubleshooting. Show all posts

TroubleShooting RAM / Memory

Di tulis oleh Ifan Prabowo pada Monday, May 21, 2012 | 11:54 AM


Memasang RAM pada komputer dengan kapasitas melebihi 64MB, RAM tidak bisa terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa terdeteksi oleh Windows
Solusi :
Kondisi semacam itu wajar dan normal, karena DOS pada waktu dirancang hanya bisa mengenali RAM yang terpasang dengan kapasitas 64 MB, lebih dari 64 MB tidak akan terdeteksi. Berbeda dengan Windows, semua RAM yang terpasang akan terdeteksi dengan baik, selama RAM yang dipasang dalam kondisi bagus dan tidak rusak.
Kasus :
Laporan RAM. Ada kapasitas dari RAM sebesar 128KB atau 384KB yang tidak pernah dilaporkan ketika melakukan proses booting.
Solusi:
Kondisi ini normal. Beberapa versi dari BIOS tidak akan menampilkan area dari memori yaitu memori konvensional dan memori ekstended.
Kasus :
Sistem komputer menjadi lambat ketika ditambahkan beberapa memori.
Solusi:
Langkah pertama adalah, pastikan semua memori baru yang dipasang dikenali dengan baik oleh BIOS atau Windows. Apabila motherboard tidak mendukung penambahan memori dan hanya menerima kapasitas paling besar adalah 64 MB, maka percuma saja menambah memori baru. Memori tetap bisa terpasang tetapi efeknya bisa memperlambat kinerja komputer.
Kasus :
Menambah memori tetapi Win XP Prof tidak bisa berjalan dengan lancar. Menambah memori sebesar 256MB dan 128 ke komputer. BIOS bisa mendeteksi RAM yang sudah ditambahkam tersebut tetapi Windows tidak berhasil mendeteksi bahkan tampilan di layar monitor menjadi biru.
Solusi:
Hal yang harus diperhatikan adalah RAM yang baru apakah cocok dan sesuai dengan motherboard dan jenis RAM yang lain yang sudah terpasang sebelumnya di motherboard. Kalau RAM tersebut tidak cocok, maka akan mempengaruhi kinerja sistem bahkan mengakibatkan sistem tidak berjalan dengan baik. Sebelum memasang RAM, hal yang sangat penting adalah memperhatikan tipe dan PC dari RAM tersebut.
Kasus :
Identifikasi memori yang rusak. Ketika menghidupkan komputer, terdengar bunyi beep dan komputer tidak mau booting.
Solusi :
Beep tersebut menandakan adanya perangkat keras yang melekat pada motherboard mengalami kerusakan. Yang paling umum adalah kerusakan terjadi pada memori. Segera ambil memori tersebut dari motherboard kemudian coba bersihkan memori dengan tisu atau atau kain yang bersih. Setelah dibersihkan pasang kembali pada slot nya. Apabila setelah dipasang, masih keluar bunyi beep, memorinya harus diganti dengan yang baru.


Kerusakan Pada Printer / Troubleshooting




Troubleshooting 1;
Printer tidak dapat melakukan percetakan
Solusi :
Lakukan pemeriksaan pada hardware dan software sesuai langkah-langkah berikut ini:
-          cek pemasangan kabel power pada printer dan kabel yang menghubungkanprinter dengan CPU
-          pastikan lampu LED pada pritner dalam kondisi on.
-          Periksa kembali apakah driver yang terinstal sesuai dengan printer yang digunakan. Apabila tidak sesuai atau belum terinstal, lakukan insatalasi ulang.
-          Dalam kotak dialog print, perhatikan name, typer, dan port printer yang aktif, sesuaikan dengan printer yang akan digunakan untuk mencetak.

Troubleshooting 2;
Printer hanya dapat mencetak satu warna
Solusi :
Saat mencetak dokumen dengan berbagai macam warna, yang dibutuhkan adalah cartridge warna, bukan hanya cartridge hitam. Pemecahan dari masalah tersebut adalah dengan memastikan bahwa cartridge yang anda gunakan adalah cartridge warna.
Selain itu, coba perhatikan pada kotak dialog printer properties, dengan membuka file – print – properties. Kemudian klik tab paper/quality. Pada menu color, pilih color agar bisa melakukan pencetakan warna.

Troubleshooting 3;
Ketika mencetak menggunakan printer jenis inkjet, printer tersebut tiba-tiba mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses pencetakan menjadi gagal.
Solusi :
Permasalahan tersebut seting terjadi pada printer jenis inkjet. Kebanyakan disebabkan karena roda penarik sudah menjadi licin karena waktu pemakaian yang sudah cukup lama, disamping karena terlalu sering digunakan. Roda penarik yang sudah menjadi licin, sehingga tidak bisa memegang dan menarik kertas. Bila demikian halnya, lakukan pengamplasan sendiri dengan hati-hati pada bagian roda penariknya.
Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah karena tinta yang hampir habis. Printer jenis tertentu, tidak bisa menarik kertas jika tintanya habis. Terkadang bila tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika diberikan perintah pencetakan akan terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.

Troubleshooting 5;
Ketika sedang mencetak, kertas yang tersangkut di dalam printer. Hal itu sering terjadi dan meskipun proses cetak berhasil, tetapi kertas hasil cetakan menjadi kotor.
Solusi :
Kertas macet pada printer, yang biasa disebut dengan istilah paper jam dapat terjadi karena beberapa sebab:
-          akibat tumpukan yang mudah menempel satu dengan paper tray printer
-          jenis kertas yang mudah menempel satu dengan lainnya.
-          Roller pada printer yang sudah aus
Untuk mencegah terjadinya paper jam lakukan beberapa hal sebagai berikut :
-          ada baiknya anda membatasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer anda. Sebelum tumpukan kertas tersebut anda letakkan pada paper tray, ada baiknya untuk mengibas-ngibaskan tumpukan kertas terlebih dahulu agar kertas tidak saling menempel.
-          Jagalah kebersihan printer dari debu, dengan selalu menggunakan plastik penutup (cover) saat printer tidak digunakan, agar komponen-komponen yang ada pada printer tidak mudah aus.
Tetapi jika paper jam sudah terjadi pada printer anda, maka yang anda harus lakukan adalah menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara berlahan tarik kertas yang menyakut dari printer. Selanjutnya kembalikan tuas tersebut keposisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut lihatlah buku manual printer anda karena setiap jenis printer memiliki cara yang berbeda-beda.

Dasar - dasar Mata Kuliah Teknik Komputer

Di tulis oleh Ifan Prabowo pada Tuesday, March 13, 2012 | 9:04 PM


Sobat tau dasar Teknik Komputer, saya mau share tentang apa yang saya dapatkan di perkuliahan. Menurut rangkuman saya penjelasan singkat tentang dasa-dasar ilmu komputer sebagai berikut :

Teknik Komputer itu merupakan gabungan dari Teknik Elektro dan Sistem Digital. Dimana teknik elektro identik dengan Hardware sedangkan sistem digital identik dengan software. Jadi teknik computer adalah sebuah jurusan yang istimewah, menggabungkan antara hardware dan software. Disini teknik computer mempunyai keunggulan yang mempunyai kelebihan dari jurusan lain. 

Berikut bagan tentang mata kuliah unggulan Teknik Komputer :


Keterangan :

1. Teori Rangkaian Listrik
Pada intinya teori rangkaian listrik ini membahas tentang Hukum Ohm. George Simon Ohm pada tahun 1826 berhasil menemukan hubungan antara arus, tegangan dan hambatan tersebut. Rumus dalam teori dasar listrik yang disebut hukum ohm berasal dari sebuah percobaan dalam satu rangkaian listrik yang beliau lakukan.

Hukum Ohm : “Kuat arus listrik yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar pada suhu tetap.”
Kesimpulannya : “Hasil bagi antara beda potensial (V) dan kuat arus (I) cenderung sama. Nilai hasil bagi (V) dan (I) tersebut adalah nilai penghambat atau resistan (R)” 
Maka rumusannya sebagai berikut :

 Keterangan :

V = Tegangan ( Volt )
I = Arus ( Ampere )
R = Hambatan ( ohm )

atau : V = I . R , I = V / R , R = V / I




dan DAYA  : besarnya usaha tiap satuan waktu. dengan rumus P = V x I 


2. Elektronika Dasar
Disini adanya pengenalan tentang kompononen-komponen dalam elektronika.

Komponen Pasif : 
  1. Resistor
  2. Condensator
  3. Induktor
Komponen Aktif :
  1. Dioda
  2. Transistor
3. Rangkaian Digital
Rangkaian digital membahas tentang beberapa intruksi dalam bahasa mesin ( high, low ). Sepertinya tak asing lagi dengan intruksi AND, OR, NOT. Itulah intruksi yang mendasar, sedangkan NAND, NOR, XOR, XNOR, adalah gabungan dari ketiga intruksi dasar tersebut.

4. Mikrokontroller/ Mikroprosesor
Didalam mikrokontroller akan ada bahasan yaitu SOFTWARE dan HARDWARE. Dan perbedaan mendasar antara mikrokontroller dan mikroprosesor.

4.1 Mikrokontroller - Berskala kecil
  • Kelebihan : walaupun perangkat kecil, namun bisa jalan tanpa bantuan perangkat lain.
  • Kekurangan : perintah yang akan di eksekusi bertahab, perintah tidak bisa di eksekusi secara bersamaan.
  • Contoh : Pintu mall otomatis
4.2 Mikroprosesor - Berskala besar
  • Kelebihan : bisa mengeksekusi perintah secara bersamaan.
  • Kekurangan : membutuhkan perangkat lain untuk bisa jalan.
  • Contoh : Laptop, Lift
5. Robotika
Robotika adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan desain, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari robot. Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronika, mesin, mekanika, dan perangkat lunak komputer.wikipedia


Jika ada kesalahan dalam menulis, rumus, dan bahasa yang salah mohon di koreksi ya sobat. Komentar di postingan ini.
 
Support : Maskolis | RMC | Naeza
Copyright © 2012. Mahasiswa Lugu - All Rights Reserved
Webmaster by Ifan Prabowo